Yusuf Mbuinga Dorong Evaluasi Izin Tambang dan Pilih Jalur Dialog Hindari Konflik di Pohuwato

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohuwato, Kekhawatiran terhadap meningkatnya potensi konflik di sektor pertambangan mendorong tokoh masyarakat Pohuwato, Yusuf Mbuinga, SH., untuk angkat bicara. Ia menilai aktivitas investasi yang tidak terkendali berisiko memperbesar gesekan sosial serta memperparah kerusakan lingkungan.

Menurut Yusuf, langkah mendesak yang perlu dilakukan adalah mengaudit seluruh izin investasi yang telah diterbitkan. Evaluasi menyeluruh tersebut dinilai penting guna mencegah tumpang tindih kebijakan yang kerap menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat.

“Audit total izin investasi perlu dilakukan. Ke depan, sebaiknya tidak ada lagi penambahan izin baru yang justru berpotensi menimbulkan konflik horizontal dan kerusakan lingkungan yang semakin luas,” ujarnya, Kamis (30/04/2026).

Di sisi lain, Yusuf juga menyoroti rencana aksi massa yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 7 Mei bertepatan dengan momentum Hari Buruh Internasional. Ia mengimbau agar aksi tersebut dapat ditunda sementara waktu.

Ia beralasan, penundaan dapat membuka ruang bagi pihak perusahaan untuk menunjukkan itikad baik dalam merespons tujuh tuntutan masyarakat penambang. Selain itu, langkah tersebut juga dinilai penting untuk menghindari potensi penyusupan kepentingan lain yang dapat memperkeruh situasi.

“Perjuangan tetap harus berjalan, tetapi keamanan dan ketenteraman daerah harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Yusuf juga menaruh harapan besar kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Pohuwato agar dapat mengambil peran aktif dalam menjembatani penyelesaian persoalan secara adil dan berimbang.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa konflik pertambangan sebaiknya diselesaikan melalui jalur dialog dan musyawarah, bukan melalui pendekatan konfrontatif.

Ia pun mengaku terinspirasi oleh langkah damai yang pernah ditempuh oleh Jusuf Kalla dalam meredam berbagai konflik sosial di Indonesia.

“Dialog adalah jalan terbaik untuk mencapai solusi yang adil dan berkelanjutan bagi semua pihak,” tutupnya, (Red).

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Benarkah KUD Dharma Tani Melepas Sahamnya di PETS? Warga Pohuwato Pertanyakan Transparansi

Berita Terkait

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya
Empat Ekskavator Diduga Terkait Oknum Anggota Polres Parimo Diamankan di Lokasi PETI Popayato Barat
Polisi Gerebek Lokasi Dugaan PETI di Pohuwato, 4 Excavator dan 5 Orang Diamankan
Penggeledahan KPK Merambah Gorontalo, Dua Rumah Disasar dalam Pengembangan Perkara Sirajudin Lasena
Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Pohuwato Meriah, YR TIM Jadi Sponsor Utama
Dua Excavator Diduga Beroperasi di PETI Gunung Potabo Bawah, Nama Ipa dan Ike Disebut
Kementerian ESDM dan 100 Hektare Gunung Pani: Saat Hak Koperasi Dipertanyakan, Negara Harus Hadir
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:08 WITA

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WITA

Empat Ekskavator Diduga Terkait Oknum Anggota Polres Parimo Diamankan di Lokasi PETI Popayato Barat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:22 WITA

Polisi Gerebek Lokasi Dugaan PETI di Pohuwato, 4 Excavator dan 5 Orang Diamankan

Selasa, 29 September 2026 - 18:16 WITA

Penggeledahan KPK Merambah Gorontalo, Dua Rumah Disasar dalam Pengembangan Perkara Sirajudin Lasena

Senin, 28 September 2026 - 15:56 WITA

Berita Terbaru

Berita Terkini

Senin, 28 Sep 2026 - 15:56 WITA