Ribuan Siswa SD Juga TK Simpang Mamplam Bireuen Mengalami Keracunan MBG

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen_Lensagorontalo.com-Ribuan siswa sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis malam, 26 Februari 2026.

Kepala Puskesmas Simpang Mamplam, Suryani, mengatakan sedikitnya 13 siswa telah dirawat di fasilitas kesehatan tersebut.

“Sekitar 13 orang lebih saat ini sudah dirawat di Puskesmas kami. Korban terus bertambah,” ujar Suryani kepada wartawan, Kamis malam.

Menurut dia, sebagian korban juga ditangani di Sejumlah Polindes dalam Kecamatan Simpang Mamplam, karena keterbatasan kapasitas, sejumlah pasien terpaksa dirujuk ke puskesmas lain.

“Ada yang dirujuk ke Puskesmas Pandrah, ada juga ke Samalanga,” kata Suryani.

Ia menyebutkan para siswa mulai berdatangan ke puskesmas setelah berbuka puasa. Mereka diduga mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG yang dibagikan sore harinya.

“Korban datang setelah berbuka. Mereka diduga keracunan usai mengonsumsi MBG,” ujarnya.

Sumber Media ini di Simpang Mamplam mengatakan paket makanan tersebut diantar langsung ke rumah siswa selama Ramadan.

“Mereka mengonsumsi setelah diantar ke rumah, setelah sore hari,” kata seorang warga.

Informasi yang dihimpun menyebutkan MBG tersebut disalurkan oleh Yayasan Bumi Produksi Gizi. Selama bulan puasa, distribusi dilakukan dengan sistem door to door untuk menghindari pembagian di sekolah.

Zamzami, perwakilan Yayasan Bumi Produksi Gizi, mengatakan pihaknya masih menelusuri penyebab dugaan keracunan itu.

“Kami sedang mengecek di pemasok, di mana permasalahannya. Karena kami mengambil bahan dari supplier UMKM lokal. Informasi sementara mungkin di menu bakso,” ujarnya.

Ia mengatakan tim yayasan telah diturunkan untuk memeriksa seluruh rangkaian proses, mulai dari bahan baku hingga penyajian.

“Apakah dari menu atau proses lainnya, semua harus dicek,” kata Zamzami.

Baca Juga :   Bupati Pohuwato Serahkan Dokumen Perubahan APBD T.A 2024 Ke Wakil Ketua DPRD

Menurut dia, selama Ramadan yayasan juga menyediakan menu kering sebagai alternatif. Seluruh menu, katanya, telah melalui pengawasan ahli gizi. Namun ia mengakui belum mengetahui jumlah pasti korban maupun penyebab kejadian tersebut.

“Kami berharap tidak ada korban lanjutan. Soal pertanggungjawaban, tentu kami bertanggung jawab dan akan mengevaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Zamzami.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah siswa yang diduga terdampak masih terus bertambah dan sebagian masih dalam penanganan tenaga medis. (Tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya
Empat Ekskavator Diduga Terkait Oknum Anggota Polres Parimo Diamankan di Lokasi PETI Popayato Barat
Polisi Gerebek Lokasi Dugaan PETI di Pohuwato, 4 Excavator dan 5 Orang Diamankan
Penggeledahan KPK Merambah Gorontalo, Dua Rumah Disasar dalam Pengembangan Perkara Sirajudin Lasena
Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Pohuwato Meriah, YR TIM Jadi Sponsor Utama
Dua Excavator Diduga Beroperasi di PETI Gunung Potabo Bawah, Nama Ipa dan Ike Disebut
Kementerian ESDM dan 100 Hektare Gunung Pani: Saat Hak Koperasi Dipertanyakan, Negara Harus Hadir
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:08 WITA

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WITA

Empat Ekskavator Diduga Terkait Oknum Anggota Polres Parimo Diamankan di Lokasi PETI Popayato Barat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:22 WITA

Polisi Gerebek Lokasi Dugaan PETI di Pohuwato, 4 Excavator dan 5 Orang Diamankan

Selasa, 29 September 2026 - 18:16 WITA

Penggeledahan KPK Merambah Gorontalo, Dua Rumah Disasar dalam Pengembangan Perkara Sirajudin Lasena

Senin, 28 September 2026 - 15:56 WITA

Berita Terbaru

Berita Terkini

Senin, 28 Sep 2026 - 15:56 WITA