Soal Limbah B3 Milik Klinik Pratama Yulia yang Dikeluhkan Warga, Akhirnya Ditindaklanjuti Oleh DLH Dan Dikes Kabgor

Senin, 22 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSAGORONTALO.ID, -Kabgor. Keluhan Masyarakat terkait Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang diduga milik Klinik Pratama Yulia, akhirnya ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Gorontalo (Kabgor). Senin (22/11/2021).

“Melalui sambungan telepon seluler, Kepala Dinas DLH Kabgor, Syaiful Kiraman menjelaskan bahwa Hari ini tim saya (DLH_red) dengan tim Dinas Kesehatan Kabupaten akan turun mengecek di lapangan, hasil dari sana baru kita beri komentar,” singkat Kadis DLH

Warga yang Menemukan Jarum Suntik di wilayah persawahan, belakang klinik Pratama Yulia. //Foto : ARB, Lensa Gorontalo.Id

Sebelumnya, Petugas Sanitarian Puskesmas Boliyihuto, Reiner Josua Sinaga mengatakan, dasar dari pemeriksaan lapangan terkait limbah medis B3 itu karena ada keluhan dan laporan dari masyarakat setempat.

“Kita tadi sudah memastikan untuk pembuangan jarum suntik yang kebetulan menjadi laporan masyarakat dan tadi juga kita menemukan barang tersebut di belakang tapi tidak di persawahan,” ujar Reiner.

“Sebelum persawahan itu ada bak penampungan sampah domestik, disitu kita temukan beberapa sampah medis berupa jarum suntik, botol kaca atau ampul,” sambungnya.

Jarum suntik yang sempat tertusuk di tangan warga saat sementara membersihkan sawahnya di belakang Klinik Pratama Yulia. //Foto : ARB, Lensa Gorontalo.Id

“Berdasarkan hasil temuannya di lapangan terkait limbah medis B3 itu, adalah merupakan kategori pencemaran lingkungan yang sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar Klinik tersebut, misalnya terinjak ataupun tertusuk”, Jelas Team Sidak Puskesmas Boliyohuyo.

“Fakta di lapangan memang kita temukan ada pembakaran di tempat sampah belakang Klinik Yulia yang diduga hal ini terjadi kelalaian dari pihak petugas,” pungkasnya. (ARB)

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Tindak Cepat Puskesmas Boliyohuto, Respon Laporan Warga Terkait Limbah B3

Berita Terkait

Koperasi Cahaya Sinergi Dengilo Resmi Beroperasi, IPR Jadi Ujian Nyata Keberpihakan Pemerintah kepada Rakyat
Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya
Empat Ekskavator Diduga Terkait Oknum Anggota Polres Parimo Diamankan di Lokasi PETI Popayato Barat
Polisi Gerebek Lokasi Dugaan PETI di Pohuwato, 4 Excavator dan 5 Orang Diamankan
Penggeledahan KPK Merambah Gorontalo, Dua Rumah Disasar dalam Pengembangan Perkara Sirajudin Lasena
Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Pohuwato Meriah, YR TIM Jadi Sponsor Utama
Dua Excavator Diduga Beroperasi di PETI Gunung Potabo Bawah, Nama Ipa dan Ike Disebut
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:02 WITA

Koperasi Cahaya Sinergi Dengilo Resmi Beroperasi, IPR Jadi Ujian Nyata Keberpihakan Pemerintah kepada Rakyat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:08 WITA

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WITA

Empat Ekskavator Diduga Terkait Oknum Anggota Polres Parimo Diamankan di Lokasi PETI Popayato Barat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:22 WITA

Polisi Gerebek Lokasi Dugaan PETI di Pohuwato, 4 Excavator dan 5 Orang Diamankan

Selasa, 29 September 2026 - 18:16 WITA

Penggeledahan KPK Merambah Gorontalo, Dua Rumah Disasar dalam Pengembangan Perkara Sirajudin Lasena

Berita Terbaru