LENSAGORONTALO.ID, -Kabgor. Warga Desa Sidomulyo Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo menemukan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) berserakan di tempat yang tidak seharusnya diduga berasal dari Klinik Pratama Yulia.
Limbah berupa Jarum Suntik tersebut ditemukan oleh salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya diareal persawahan miliknya.

Kepada Lensa Gorontalo.Id, Kepala Puskesmas Boliyohuto melalui Staf Sanitarian Reiner Josua Julio Sinaga telah melakukan sidak berdasarkan laporan masyarakat dan menemukan beberapa limbah medis dibelakang Klinik Pratama Yulia.
“Kami sudah cek dilokasi ada beberapa limbah B3 yang kami temukan tetapi tidak dipersawaan, sebelum persawaan itu ada bak penampungan sampah biasa (domestik) disitu kita temukan sampah medis berupa jarum suntik kemudian botol kaca atau bisa dibilang ampul itu yang kita temukan ditempat tersebut yang dibelakang Klinik Dr.Yulia,” jelasnya.

Disinggung apakah limbah tersebut sudah masuk dalam kategori pencemaran lingkungan, Reiner pun membenarkan bahwa limbah tersebut sudah masuk pencemaran lingkungan dan sangat berbahaya bagi masyarakat yang berada disekitar klinik tersebut.
“Kalau temuan tersebut berdasarkan ilmu saya sanitarian, Iya jelas pencemaran lingkungan apalagi bila jarum suntik tersebut misalnya terinjak ataupun tertusuk,” ucap Reiner.
“Tempat penampungan sementara limbah medis dari hasil inspeksi sanitarian tidak ada tapi mereka hanya menunjukkan tempat penampungan berupa drum disitu terdapat jarum suntik, ampul, pial yang letaknya terpisah dari klinik tersebut, bahwa drum yang menjadi tempat penampungan limbah medis yang ada di Klinik Pratama Yulia tidak sesuai standar yang sebenarnya tempat penampungan sementara itu harus bentuk bangunan fisiknya berupa bangunan 3×4 atau 4×4 yang ada pentilasinya,” lanjutnya.
Reiner pun menambahkan bahwa terkait pembakaran Limbah B3 dirinya tidak bisa simpulkan, tetapi fakta dilapangan memang ditemukan ada pembakaran di tempat sampah tersebut.
“hal ini terjadi kelalaian dari pihak petugas clening service sebap ada Limbah Medis B3 yang keselip dan akhirnya kecampur dengan sampah biasa, kan petugas CS tidak tau dan tidak punya keahlian dalam hal pemisahan limbah tersebut,” pungkasnya.
Sampai berita ini ditayangkan, pihak redaksi Lensa Gorontalo.Id, masih berusaha untuk mengkonfirmasi ke pihak Klinik Pratama Yulia. (ARB)



















