MARISA – Semarak bulan suci Ramadan 1447 Hijriah mulai terasa di Kabupaten Pohuwato. Salah satu agenda tahunan yang paling dinantikan masyarakat, Pasar Malam atau Pasar Senggol, dipastikan kembali digelar di Terminal Marisa mulai 3 Maret 2026.
Ketua Panitia Pasar Senggol, Rachmat Pakaya yang akrab disapa Uneng atau Kobra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang berjualan, melainkan sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Marisa dalam mempersiapkan kebutuhan menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Pasar Senggol ini adalah kegiatan yang selalu dinanti masyarakat setiap Ramadan. Selain untuk memenuhi kebutuhan lebaran, ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penggerak ekonomi warga,” ujar Rachmat, Sabtu (28/02/2026).
Pasar Senggol di Terminal Marisa akan menghadirkan ratusan pedagang, baik dari dalam maupun luar daerah. Berbagai kebutuhan tersedia secara lengkap, mulai dari pakaian muslim dan muslimah, busana anak-anak, perlengkapan ibadah, sepatu dan sandal, aksesori, hingga aneka jajanan khas Ramadan.
Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menemukan perlengkapan rumah tangga, kosmetik, mainan anak, serta beragam kuliner malam yang siap memanjakan selera.
Suasana pasar yang ramai dan penuh warna diyakini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga yang ingin berbelanja sambil menikmati nuansa malam Ramadan.
Rachmat Pakaya menegaskan bahwa penyelenggaraan Pasar Senggol juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Momentum Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan pendapatan pedagang.
“Kami ingin memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk berkembang. Semoga dengan adanya Pasar Senggol ini, perputaran ekonomi di Marisa semakin meningkat dan membawa manfaat bagi banyak orang,” tambahnya.
Panitia, lanjut Rachmat, telah berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar Terminal Marisa selama kegiatan berlangsung.
Ia juga mengajak seluruh pedagang dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman.
“Kami mengajak semua pihak untuk menjaga suasana yang harmonis. Mari kita jadikan Pasar Senggol sebagai bagian dari semarak Ramadan yang penuh berkah,” tandasnya. (Riyan L)
















