Yopi Pertanyakan Sikap Perusahaan Terkait Dugaan Pernyataan Oknum HR

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSAGORONTALO.COM, POHUWATO – Beredarnya rekaman suara yang diduga melibatkan oknum Human Resources (HR) di lingkungan Merdeka Gold Project terus menuai reaksi dari berbagai pihak, Selasa (03/02/2026).

Kali ini, sorotan datang dari perwakilan anak cucu penambang rakyat Pohuwato, Yopi Y. Latif, C.ILJ, yang mempertanyakan sikap dan tanggung jawab perusahaan atas dugaan pernyataan yang dinilai menyepelekan masyarakat lokal serta menyeret nama partai politik.

Yopi menilai, isi percakapan dalam rekaman yang beredar luas tersebut tidak hanya berpotensi melukai perasaan karyawan lokal, tetapi juga mencerminkan relasi industrial yang tidak sehat.

Terlebih, adanya penyebutan nama partai politik yang didirikan oleh Presiden Republik Indonesia terpilih, Prabowo Subianto, dianggap sebagai tindakan yang tidak pantas dan keluar dari konteks hubungan kerja.

“Sebagai anak cucu penambang rakyat Pohuwato, kami mempertanyakan sikap perusahaan. Jika benar rekaman itu berasal dari oknum HR, maka ini bukan persoalan sepele. Ada kesan merendahkan masyarakat lokal, menekan karyawan, bahkan berani membawa-bawa nama partai politik dalam urusan kerja,” tegas Yopi.

Ia menekankan bahwa masyarakat Pohuwato memiliki sejarah panjang dalam aktivitas pertambangan, jauh sebelum hadirnya perusahaan besar.

Kontribusi tersebut, menurutnya, seharusnya menjadi dasar bagi perusahaan untuk membangun hubungan yang saling menghormati, bukan justru menghadirkan tekanan psikologis terhadap tenaga kerja lokal.

Yopi juga meminta agar pihak Merdeka Gold Project bersikap terbuka dan tegas dalam menyikapi dugaan perilaku oknum HR tersebut, termasuk melakukan klarifikasi resmi kepada publik.

“Perusahaan harus menjelaskan sikapnya. Apakah pernyataan itu mencerminkan kebijakan perusahaan atau hanya ulah oknum. Jangan sampai masyarakat lokal terus diposisikan lemah di tanahnya sendiri,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Merdeka Gold Project terkait keaslian rekaman suara maupun langkah yang akan diambil perusahaan terhadap oknum yang diduga terlibat.(red)

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Rumah Sakit MM. Dunda Dapat Bantuan Dari H. Rachmat Gobel, Diserahkan Langsung Oleh Staf Khusus DPR-RI & Wakil Ketua DPRD Kabgor

Berita Terkait

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya
Wakil Bupati Pidie Serahkan Mahakarya Seni Lokal Kepada Kadis Perindagkop
Jumat Berkah Pekan ke-21 YR TIM Sentuh Warga Binaan Lapas Juga Pasok Air Bersih Di Tengah Kemarau
Satreskrim Polres Pidie Ringkus DPO Kasus KDRT Di Deli Serdang
Porsi Makan Bergizi Gratis Di Tiro Pidie Dikeluhkan Wali Murid, Pengelola Langsung Evaluasi Total dan Perketat SOP
Kapolsek Mutiara Bersama Unsur Muspika Santuni Ratusan Anak Yatim Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Di Mesjid Baitul A’la Lilmujahidin Beureunuen
Semarak HUT Ke 81 RI, Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasyiah Gelar Beragam Perlombaan Di Gampong Mee Teungoh Mutiara Pidie
Mahasiswa KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasyiah Aktif Dampingi TPA Masjid Abu Daud Beureu’eh
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:08 WITA

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya

Minggu, 20 September 2026 - 10:47 WITA

Wakil Bupati Pidie Serahkan Mahakarya Seni Lokal Kepada Kadis Perindagkop

Jumat, 18 September 2026 - 12:42 WITA

Jumat Berkah Pekan ke-21 YR TIM Sentuh Warga Binaan Lapas Juga Pasok Air Bersih Di Tengah Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 12:21 WITA

Satreskrim Polres Pidie Ringkus DPO Kasus KDRT Di Deli Serdang

Selasa, 1 September 2026 - 19:34 WITA

Porsi Makan Bergizi Gratis Di Tiro Pidie Dikeluhkan Wali Murid, Pengelola Langsung Evaluasi Total dan Perketat SOP

Berita Terbaru

Berita Terkini

Senin, 28 Sep 2026 - 15:56 WITA