Sejumlah Security dan Perawat RSUD Bumi Panua Keluhkan Jasa yang Belum Dibayarkan

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

LENSAGORONTALO.COM, POHUWATO – Sejumlah tenaga keamanan (security) dan perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Bumi Panua (RSBP) Kabupaten Pohuwato menyampaikan keluhan terkait keterlambatan pembayaran jasa yang hingga kini belum tuntas, pada bulan Juli dan Agustus 2025.

Para tenaga kesehatan dan non-medis ini menuturkan, meski telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, hak mereka atas pembayaran jasa seringkali tidak jelas. Kondisi ini menimbulkan keresahan, terlebih sebagian besar di antara mereka menggantungkan kebutuhan keluarga dari penghasilan tersebut.

“Setiap hari kami bertugas penuh. Tapi jasa bulan Juli dan Agustus belum jelas kapan dibayarkan. Kami hanya ingin hak kami dipenuhi tepat waktu,” ujar salah seorang perawat yang enggan disebutkan namanya, Senin (01/09/2025).

Keluhan serupa disampaikan petugas keamanan (security) yang menilai keterlambatan pembayaran tersebut sangat memberatkan. Menurut mereka, tugas menjaga lingkungan rumah sakit bukan pekerjaan ringan, apalagi harus bertugas 12 jam secara bergantian.

“Kami di sini bukan hanya sekadar menjaga pintu, tapi memastikan rumah sakit tetap aman untuk pasien, keluarga pasien, dan tenaga kesehatan. Kalau jasa kami bulan Juli dan Agustus belum dibayar, itu sangat mengecewakan,” ungkap salah seorang anggota security.

Baik tenaga kesehatan maupun security juga mempertanyakan penyebab keterlambatan tersebut, lantaran hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen rumah sakit.

“Kami bingung karena tidak ada penjelasan. Kalau ada alasan jelas, setidaknya kami bisa mengerti, tapi ini justru diam,” keluh salah seorang perawat.

Sementara itu, saat awak media mencoba menghubungi bendahara RSUD Bumi Panua di nomor  +62 812-4404-XXXX guna untuk mengonfirmasi persoalan pembayaran jasa perawat dan security, hingga berita ini diturunkan belum ada respon maupun keterangan resmi yang diberikan,(red).

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Masa Jabatan Hairudin Bakal Berakhir, Yusuf Mbuinga Diyakini Orang Tepat Duduki Jabatan Direktur Perumdam

Berita Terkait

Estafet Kepemimpinan Polda Gorontalo: Nurworo Danang Terima Pataka dari Widodo
Diduga Kebal Hukum, Aktivitas PETI di Potabo Bawah Disorot: Ipa dan Ike Disebut sebagai Pendana
Koperasi Cahaya Sinergi Dengilo Resmi Beroperasi, IPR Jadi Ujian Nyata Keberpihakan Pemerintah kepada Rakyat
Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya
Empat Ekskavator Diduga Terkait Oknum Anggota Polres Parimo Diamankan di Lokasi PETI Popayato Barat
Polisi Gerebek Lokasi Dugaan PETI di Pohuwato, 4 Excavator dan 5 Orang Diamankan
Penggeledahan KPK Merambah Gorontalo, Dua Rumah Disasar dalam Pengembangan Perkara Sirajudin Lasena
Berita ini 232 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:15 WITA

Estafet Kepemimpinan Polda Gorontalo: Nurworo Danang Terima Pataka dari Widodo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Diduga Kebal Hukum, Aktivitas PETI di Potabo Bawah Disorot: Ipa dan Ike Disebut sebagai Pendana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:02 WITA

Koperasi Cahaya Sinergi Dengilo Resmi Beroperasi, IPR Jadi Ujian Nyata Keberpihakan Pemerintah kepada Rakyat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:08 WITA

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WITA

Empat Ekskavator Diduga Terkait Oknum Anggota Polres Parimo Diamankan di Lokasi PETI Popayato Barat

Berita Terbaru