LENSAGORONTALO.ID, POHUWATO – Salah satu aktivis gorontalo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Stabilitas Kemanan Daerah Provinsi Gorontalo, menantang Pihak Polda Gorontalo terhadap keterbukaan informasi atas proses hukum Saudara Ariyanto Yusuf. Sabtu (12/02/2022).
Ikbal Bawu selaku salah satu orator, meminta kepada pihak Kepolisian Polda Gorontalo untuk bisa menjaskan kepada member Fx Family kemana aliran dana yang di investasikan selama ini.
“Tidak mungkin semua dana masuk ke akun Saudara, bahkan lebih paranya lagi tidak ada keterbukaan dari pihak polda gorontalo soal aliran dana investasi, Yang lebih parahnya lagi ketika para member menjarah rumah dari Investasi Mantrader, belum ada pemberitahuan tentang “Menjarah” rumah admin atau onwer akan diproses hukum,”ungkapnya
Bahkan kata Ikbal Bawu Pun menjelaskan, pada waktu itu banyak anggota polisi, namun ketika kejadian beberapa waktu lalu di Paguat, masyarakat mempertanyakan uang mereka ke salah satu admin yang suaminya oknum Polisi, Kapolres Pohuwato langsung memuat berita terkait menjarah rumah admin dan member akan diproses hukum.
“Yang menjadi pertanyaan, member mau menagih uangnya kemana? Kalau rumah admin dan onwer sudah tidak bisa didatangi oleh member. Hari ini beberapa Admin sudah dipindah tugaskan keDaerah lain, yang konon katanya akan terjadi setiap tahun, namun terkesan untuk menjaga admin. Masyarakat ini hanya menagih uang mereka, dikemanakan uang mereka,”tegas Ikbal penuh pertanyaan.
Sementara itu terpisah, Fikram djibu salah satu warga paguat berpendapat bahwa masyarakat menjadi seperti ini karena di iming-imingi oleh owner yang berseramkan Polisi, namun kenyataannya malah mereka melarikan diri.
“kami seperti ini karena di iming-imingi dengan seragam, katanya ini investasi aman, karena oknum polisi sebagai onwer, namun kenyataannya sekarang, malah seakan-akan mereka sendiri yang lari,”ucap Fikram
“Kan sebelum kades karengetan mengeluarkan statmant dimedia bahwa masyarakat dibujuk rayu dan bahkan diajak ikut. Nah sekarang mereka sendiri tidak mau bertanggung jawab. Kami tidak pernah ketemu dengan onwer, kami terhubung dengan admin, jadi tidak salah ketika kami menagih janji manis yang disampaikan admin,”tukasnya.(MHD)



















