Masyarakat Pohuwato Desak Presiden Prabowo Turun Langsung Tinjau Dugaan Kerusakan Lingkungan Akibat Investor

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSAGORONTALO.COM, POHUWATO – Gelombang keresahan masyarakat Kabupaten Pohuwato kian memuncak. Warga secara tegas mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk turun langsung ke Bumi Panua guna melihat kondisi nyata di lapangan terkait dugaan kerusakan lingkungan akibat aktivitas sejumlah investor.

Sejumlah perusahaan, di antaranya PT IGL, PT BTL, dan Pani Gold Mine disorot masyarakat karena dinilai melakukan aktivitas secara masif tanpa memperhatikan dampak lingkungan dan keadilan bagi masyarakat lokal.

Aktivitas perusahaan-perusahaan tersebut diduga telah merusak kawasan lingkungan, mengancam sumber penghidupan warga, serta memicu konflik sosial.

Masyarakat menilai pemerintah daerah terkesan tidak berdaya menghadapi kekuatan modal para investor. Akibatnya, berbagai dugaan pelanggaran lingkungan dan ketidakadilan terus berlangsung tanpa penanganan yang tegas.

“Kami sudah terlalu lama menjerit. Kerusakan terjadi di depan mata, tetapi seolah dibiarkan. Karena itu kami meminta Presiden datang langsung ke Pohuwato dan melihat sendiri apa yang terjadi,” tegas salah satu masyarakat, Rabu (07/01/2026).

Warga juga mendesak Presiden Prabowo untuk mengevaluasi seluruh izin usaha perusahaan-perusahaan tersebut, termasuk dugaan pelanggaran Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta proses perizinan yang dinilai sarat kepentingan. Mereka menuntut penegakan hukum yang tegas dan tidak tebang pilih.

Menurut masyarakat, investasi yang masuk ke daerah seharusnya membawa kesejahteraan, bukan justru meninggalkan kerusakan lingkungan, penderitaan, dan ketidakadilan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, warga khawatir dampak lingkungan akan semakin parah dan sulit dipulihkan,(red).

Facebook Comments Box
Baca Juga :   IPO EMAS, Siapa yang Untung, Siapa yang Tertinggal?

Berita Terkait

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya
Wakil Bupati Pidie Serahkan Mahakarya Seni Lokal Kepada Kadis Perindagkop
Jumat Berkah Pekan ke-21 YR TIM Sentuh Warga Binaan Lapas Juga Pasok Air Bersih Di Tengah Kemarau
Satreskrim Polres Pidie Ringkus DPO Kasus KDRT Di Deli Serdang
Porsi Makan Bergizi Gratis Di Tiro Pidie Dikeluhkan Wali Murid, Pengelola Langsung Evaluasi Total dan Perketat SOP
Kapolsek Mutiara Bersama Unsur Muspika Santuni Ratusan Anak Yatim Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Di Mesjid Baitul A’la Lilmujahidin Beureunuen
Semarak HUT Ke 81 RI, Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasyiah Gelar Beragam Perlombaan Di Gampong Mee Teungoh Mutiara Pidie
Mahasiswa KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasyiah Aktif Dampingi TPA Masjid Abu Daud Beureu’eh
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:08 WITA

Teka-teki Kepemilikan Alat Berat PETI Tomula Terjawab, Iman Tangkudung ‘Ko Ade’ Akui Miliknya

Minggu, 20 September 2026 - 10:47 WITA

Wakil Bupati Pidie Serahkan Mahakarya Seni Lokal Kepada Kadis Perindagkop

Jumat, 18 September 2026 - 12:42 WITA

Jumat Berkah Pekan ke-21 YR TIM Sentuh Warga Binaan Lapas Juga Pasok Air Bersih Di Tengah Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 12:21 WITA

Satreskrim Polres Pidie Ringkus DPO Kasus KDRT Di Deli Serdang

Selasa, 1 September 2026 - 19:34 WITA

Porsi Makan Bergizi Gratis Di Tiro Pidie Dikeluhkan Wali Murid, Pengelola Langsung Evaluasi Total dan Perketat SOP

Berita Terbaru