LENSAGORONTALO.ID –UNIGO. Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lopohalaa Gorontalo melaksanakan Re-Asesmen dilingkungan Perguruan Tinggi Universitas Gorontalo yang diikuti oleh seluruh Dosen dan Karyawan di ruangan Auditorium Universitas Gorontalo. Jum’at, 28/08/2021.
Diwawancarai oleh awak media Lensa Gorontalo.Id, Bapak Dr. Robby Hunawa, S.Ip., M.Si, bahwa pelaksanaan Re-asesmen ditingkat universitas untuk dosen dan karyawan adalah mengukur dan melihat Potensi serta kompetensi dari dosen dan karyawan di lingkungan universitas Gorontalo.

Lanjut Dr. Robby, Pelaksanaan Re-asesmen merupakan suatu langkah untuk mengabil suatu rujukan oleh Ketua Dewan Pembina, Ketua Dewan Pengawas, Ketua Yayasan serta Pengurus Yayasan DLP Gorontalo apabila menempatkan seseorang pada porsi jabatan tertentu, maka kita harus melihat dari segi potensi dan kompetensinya.
“Harapan kami dengan adanya pelaksanaan Re-asesmen ini untuk menyegarkan kembali apa yang menjadi tujuan dari pendirian Universitas Gorontalo ini, harus di pahami oleh lembaga Universitas, Fakultas dan Program studi. Jadi semua pejabat di lingkungan Universitas Gorontalo mengetahui arah dan tujuan lembaga yang di pimpinnya, terutama dari segi perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tentu semua itu tertuang dalam Rencana Strategi Pengembangan universitas, Rencana Induk Pengembangan. Nah ini merupakan Indikator dalam penilaian akreditasi institusi, akreditasi fakultas dan akreditasi program studi yang harus di ketahui oleh setiap pimpinan lembaga”. Tutupnya.
Selain itu, Rektor Universitas Gorontalo Bapak Dr. Ibrahim Ahmad, SH.,MH menjelaskan terkait pelaksanaan Re-asesmen yang di laksanakan oleh Yayasan DLP Gorontalo merupakan program kita bersama dan program Re-asesmen ini sering kita lakukan dua tahun sekali dilingkungan Universitas Gorontalo.
Lanjut Rektor, Dosen dan karyawan dilingkungan Universitas Gorontalo mengikuti Re-asesmen ini yang adalah seluruh Dosen dan karyawan, dosen berjumlah 122 orang sedangkan Karyawan berjumlah 56 orang.
“Target utama dalam pelaksanaan Re-asesmen ini untuk menggali komitmen, integritas dosen dan karyawan dalam mewujudkan pengembangan kampus kedepan. Hal ini dilaksanakan sebagai bentuk Pertanggung jawaban publik dan untuk melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat” ungkapnya.

Disisi lain, Tim Penguji Eksternal yang terdiri dari Bapak Prof . Dr. Mahluhdin H. Baruadi, MP., Bapak Basri Amin, PHd dan Ibu Nanik Indrawati, melalui Bapak Prof Mahludin menjelaskan ada beberapa hal yang di dalami pada proses wawancara tadi yakni terkait Integritas, loyalitas, Kerja sama, komitmen dan tata kelola institusi.
Saya pikir ini sangat bagus Demi keberlajutan universitas Gorontalo kedepan, bahwa manajemen perguruan tinggi. dengan kegiatan ini, teman teman dosen terutama pimpinan dilingkungan kampus Universitas Gorontalo memiliki main set yang sama bagaimana mengelola institusi kedepan. Tandasnya. (ARB)



















